Peringatan Isra’ dan Mi’raj di Mata Ulama Wahabi


Mayoritas umat Islam di dunia, memperingati Isra’ dan Mi’raj setiap tanggal 27 Rajab, kadang sebelumnya dan kadang sesudahnya. Dalam acara Isra’ dan Mi’raj biasanya seorang ulama dan ustadz membicarakan tentang peristiwa tersebut serta sekian banyak pelajaran yang dapat diambil dari peristiwa agung itu. Akhir-akhir ini telah beredar fatwa beberapa ulama Wahabi, seperti fatwa Ibnu ‘Utsaimin dan lain-lain, yang isinya mengharamkan peringatan acara Isra’ dan Mi’raj.

Berikut fatwa Syaikh Utsaimin yang perlu kita tanggapi:
“Isro’ dan Mi’roj, adakah Nabi shallallahu alaihi wa sallam dan para sahabat beliau merayakannya?!

Syaikh Utsaimin mengatakan:

Adapun malam 27 Rajab, memang orang-orang menganggap bahwa itu malam diangkatnya Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam untuk menghadap Allah azza wajall. Namun data ini tidak valid secara historis, dan semua yang tidak valid itu batil, dan apapun yang dibangun di atas kebatilan adalah batil.” Baca lebih lanjut

Iklan

Download Aplikasi Android Kitab Maulid Simtud Durar (Maulid Habsyi) Terbaru


Aplikasi Android Kitab Maulid Simtud DurarAplikasi android kitab Maulid Simtud Durar ini merupakan versi update dari versi sebelumnya dengan beberapa perbaikan teks dan penambahan fitur serta tampilan, pada versi update terbaru ini (Versi 4.0.4) sudah terdapat fitur audio-audio pembacaan Maulid Habsyi. Aplikasi ini dapat diinstall di Android versi 4.0.3 ke atas (Ice Cream Sandwhich) hingga Android versi terbaru (Jelly Bean, Kitkat, Lollipop, dan Marshmallow).

Masukan dan saran seperti biasa selalu kami tunggu dari panjenengan semua. Terima kasih telah mengunduh dan menggunakan aplikasi Kitab Maulid Simtud Durar ini. Mudah-mudahan aplikasi ini bermanfaat bagi panjenengan semuanya.

Link Download: download_kitab_maulid_simtud_durar

Screenshot Aplikasi Kitab Maulid Simtud Durar:

Aplikasi Android Kitab Maulid Simtud Durar Baca lebih lanjut

Anjuran Nabi Shollallaah ‘alaih wa sallam untuk Mengikuti Kaum Muslimin Mayoritas (as-Sawaad al-A’zhom)


Bismillah ar-Rahmaan ar-Rahiim.

Dengan semakin jauhnya zaman kita saat ini dengan zamannya baginda Nabi Muhammad Shollallaah ‘alaih wa sallam dan para sahabat, dan juga seiring dengan perkembangan dinamika masyarakat, maka dewasa ini sering kita lihat peselisihan di antara kaum muslimin sendiri. Terhadap permasalahan ini, Baginda Rasulullah Shollallaah ‘alaih wa sallam sudah memberikan pedoman bagi kita agar mengikuti as-sawaad al-a’zhom (jama’ah kaum muslimin yang terbanyak), karena kesepakatan mereka (as-sawaad al-a’zhom) mendekati ijma’, sehingga kemungkinan keliru sangatlah kecil.

حدثنا العباس بن عثمان الدمشقي . حدثنا الوليد بن مسلم . حدثنا معاذ بن رفاعة السلامي . حدثني أبو خلف الأعمى قال سمعت أنس بن مالك يقول سمعت رسول الله صلى الله عليه و سلم : يقول إن أمتي لا تجتمع على ضلالة . فإذا رأيتم اختلافا فعليكم بالسواد الأعظم

 “Sesungguhnya umatku tidak akan bersepakat pada kesesatan. Oleh karena itu, apabila kalian melihat terjadi perselisihan maka ikutilah kelompok mayoritas (as-sawad al a’zham).”
(HR. Ibnu Majah, Abdullah bin Hamid, at Tabrani, al Lalika’i, Abu Nu’aim. Menurut Al Hafidz As Suyuthi dalam Jamius Shoghir, ini adalah hadits Shohih) Baca lebih lanjut